Apa sih “Broadcasting Desk” itu ?

Kalo kalian lagi konsultasi dengan Om Om Bule mengenai radio streaming, kadang mereka nanyain “Broadcasting Desk” yang kita pakai. Apa sih Broadcasting Desk itu ?. Dalam tulisan kali ini saya akan sedikit menjabarkan sedikit tentang Broadcasting Desk.

Broadcasting Desk itu sering juga di sebut dengan istilah Mixer, dengan alat ini memungkinkan kita untuk melakukan Balance, Position, Effect atau Equalise beberapa audio menjadi satu channel. Beberapa istilah yang juga di gunakan untuk menyebut Broadcasting Desk

  • Broadcasting Mixer
  • Mixing Console
  • Mixing Desk
  • Audio Mixer
  • Analog Console
  • Desk Console

Oke jadi kalo kamu mendengar beberapa istilah di atas…, jangan bingung ya…, karena barangnya ya satu. Kalo di Indonesia dan sering ngobrol ama teman teman radio…, mereka sering menyebut dengan istilah Mixer. Oke selanjutnya saya akan menyebutnya dengan Mixer saja.

Bagaimana Memilih Mixer

Sebelum kamu memutuskan untuk membeli sebuah Mixer, ada beberapa hal yang perlu kamu pikirkan, sehingga nantinya mixer bisa di gunakan sesuai dengan fungsinya dan tentunya tidak bikin kantong jebol.

  • Budget, berapa sih budgetmu yang bisa di keluarkan untuk membeli Mixer ini, harga mixer ini sangat bervariasi, tergantung dengan kelasnya.. kamu bisa mendapatkan mixer dengan harga sekita 500rb (basic mixer) atau bahkan kalo kamu punya uang banyak, kamu bisa membeli mixer dengan harga di atas 100 jt (advance mixer).
  • Live vs Studio, sebuah live mixer membutuhkan speaker untuk monitor audio mix. Sedangkan sebuah Studio Mixer membutuhkan direct output untuk masing masing channel untuk keperluan multitrack editing. Saat ini kebanyakan mixer modern menawarkan semua fitur ini dan yang lainnya.
  • Analog vs Digital, analaog mixer masih banyak di gunakan karena kemudahan pengoperasiannya dan biayanya lebih rendah, beberapa analog mixer dengan kualitas rendah, sering kualitas audio yang di hasilkan tidak prima dan terkadang ada desis. Kalo digital Mixer bisa lebih flexible dan ada fitur untuk routing signal dan bisa di integrasikan dengan komputer untuk custom button.
  • Features, apa yang di tawarkan oleh mixer, misal jumlah channel, Buses, Jenis Koneksi, Efek dll.  Analog dan Digital menawarkan beberapa hal yang berbeda, yang akan dibahas nanti secara lebih detail

Beberapa Istilah di Mixer

Oke sekarang, kita akan sedikit mengulas beberapa istilah dari mixer, karena kalo kita nggak paham dengan hal ini…, kita akan sedikit kebingungan kalo ngobrol masalah Mixer.

Channel

Jadi channel ini di gunakan untuk menerima signal dari MIC atau dari Libe Level Signal. Kalo di komputer seperti USB lah cara gampangnya :). Audio dari channel dapat di manipulasi melalui fader, equaliser dan beberapa kontrol lainnya yang digunakan untuk mencampur suara.

Mixer Channel 1

Buses

Bus adalah jalur yang mengarahkan satu atau lebih sinyal audio ke tujuan, seperti headphone, prosesor efek, atau speaker.

Buses & Master Bus

Bus master biasanya digunakan untuk mengendalikan beberapa sumber dengan satu fader tunggal.

Groups

Sebuah Group merupakan kumpulan dari beberapa channel. sehingga dengan group kita lebih mudah mengelolanya.

Preamp & Phantom Power

Preamp adalah singkatan dari “preamplifier”, ini adalah cara untuk memperkuat sinyal mikrofon.

Preamp Phantom Power Mics

Mikrofon kondensor menggunakan adaptor 3 pin dan membutuhkan preamp agar berfungsi dengan benar dengan kabel XLR.

Outputs

Output ini adalah keluaran audio hasil mixing, bisa langsung masuk ke PC atau alat lain.

Broadcasting Desk Outputs